Peristiwa

Cek Saluran Air, Warga Ponorogo Temukan 8 Mortir Diduga Aktif

Ponorogo, Pewarta – Warga Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak  Ponorogo digemparkan dengan adanya penemuan benda yang diduga mortir.

Benda mirip mortir tersebut ditemukan oleh Suwito (71), warga Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, yang berencana mengecek saluran air di ladang jagung miliknya yang berada di Ngrukem, Senin (01/03/2021).

Berawal saat Suwito sedang mengecek saluran air. Tiba – tiba, saat dirinya berjalan menyusuri saluran air tersebut  kakinya mengenai benda mirip besi yang sudah berkarat. Awalnya Suwito menganggap benda itu cuma besi biasa. Namun setelah digali,  ternyata potongan besi yang diduga mortir.

“Awalnya saya mau lihat saluran air, tiba – tiba menginjak besi. Kemudian saya gali, ternyata benda mirip peluru besar. Lalu saya berhasil mengangkat empat peluru,” terang Suwito.

Mendapati hal tersebut, kemudian Suwito dibantu warga melaporkan penemuan benda mirip mortir tersebut kepada pihak kepolisian. Karena menurut Suwito, di dalam galian tersebut masih ada beberapa mortir lagi.

“Masih ada lagi tumpukan besi yang diduga mortir di dalam galian tersebut. Makanya saya melapor ke pihak desa kemudian diteruskan ke pihak terkait,” paparnya.

Terlihat, Polisi dan TNI yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi karena banyaknya warga yang mendekat ingin melihat penemuan mortir tersebut.

Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Ponorogo, AKP Edy Suyono memberikan keterangan bahwa benda semacam mortir tersebut diduga masih aktif. Hal itu terlihat dari bentuk dan posisi mortir yang tertumpuk rapi di dalam tanah.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kita datangi lokasi dsn langsung kita lakukan penggalian lanjutan. Dari sebelumnya yang hanya empat buah mortir, kemudian setelah digali lagi ternyata masih ada empat lagi di dalam tanah,” ungkap Kasat Sabhara AKP Edy Suyono.

Lebih lanjut  Edy menjelaskan bahwa benda yang diduga mortir tersebut berukuran besar yakni panjang 40 cm, diameter 10 cm, dan lingkar 34 cm.

Untuk pendalaman lebih lanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak TNI. Dikarenakan mortir temuan warga ini diduga masih aktif dan menpunyai daya ledak tinggi jika ada pemantiknya.

“Tindakan selanjutnya masih kita koordinasikan dengan pihak TNI-POLRI karena diduga masih aktif. Dan jika masyarakat masih menemukan benda yang sama mohon untuk segera melapor ke pihak terkaita,” pungkasnya. (ns)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button